Dibeli dengan Harga Tertentu

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Kita semua dahulu pernah dijual sebagai budak di pasar milik Iblis, tak berdaya di bawah kuasa dosa. Namun Yesus Kristus masuk ke pasar itu dan membayar harga tertinggi dengan darah-Nya yang mahal untuk menebus kita, memindahkan kita dari kerajaan kegelapan ke dalam Kerajaan Allah.
Istilah ditebus berarti “dibeli kembali.” Dahulu kita semua sesungguhnya adalah budak yang diperjualbelikan di pasar budak Iblis. Rasul Paulus berkata: “Aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa” (Roma 7:14). Menurut kebiasaan dalam kebudayaan Romawi pada masa itu penjualan budak dilakukan “di bawah sebuah tombak (lembing)”. Budak-budak berdiri di sebuah tempat di mana mereka dipajang, dan ada sebilah tombak yang terlihat di atas kepalanya. Kalau orang melihat yang bersangkutan berdiri di situ, mereka pun tahu bahwa ia adalah seorang budak yang siap untuk dijual.
Dengan kalimat tadi Paulus pada hakikatnya berkata: “Dosaku adalah sebilah tombak yang terlihat di atas kepalaku, dan karena itu aku diperjual-belikan di pasar budak.” Dahulu kita semua berdiri di situ bersama Paulus, sebagai budak dari dosa-dosa yang telah kita lakukan.
Tetapi pada suatu hari Yesus datang ke pasar itu dan berkata: “Aku mau membeli mereka semua.” Apakah “uang tebusan” yang dibayarkan oleh Yesus? Darah kehidupan-Nya. Yesus membeli kita, supaya kita dapat dikeluarkan dari wilayah kekuasaan Iblis dan dapat masuk ke wilayah kekuasaan (kerajaan) Allah.
Pada zaman itu seorang budak tidak dapat memutuskan sendiri pekerjaan apa yang akan dilakukannya untuk majikan atau pemiliknya. Budak yang satu mungkin bekerja sebagai jurumasak, sedangkan yang lain menjadi pelacur – hal itu merupakan keputusan dari pemiliknya. Begitulah kita semua pada waktu itu. Ada budak yang melakukan pekerjaan yang terhormat, tetapi bukan berarti bahwa mereka itu lebih baik dari pada budak-budak lain yang pekerjaannya kurang terhormat. Janganlah sekali-kali kita memandang rendah akan para pelacur atau pemabuk, karena yang memutuskan mereka menjadi begitu adalah pemilik mereka. Iblis-lah yang memutuskan mereka harus menjadi apa, tetapi darah Yesus membatalkan keputusan tersebut dan membebaskan mereka dari semua rencana Iblis yang jahat itu.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk darah Yesus. Ku-deklarasikan bahwa oleh darah-Nya aku telah ditebus – dibeli kembali – dan aku adalah orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus. Oleh darah Yesus aku telah ditebus dan dilepaskan dari cengkeraman Iblis. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-012-IND









