Lembaran Baru yang Bersih

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Ketika Allah mengampuni dosamu, pengampunan-Nya begitu sempurna sehingga Ia menginjak-injak dosamu dan melemparkannya ke kedalaman laut. Temukanlah kebebasan dalam kebenaran yang indah ini: Ia bukan saja mengampuni masa lalumu, tetapi juga memilih untuk tidak mengingatnya lagi.
Salah satu sifat Tuhan yang ajaib adalah bahwa kalau Ia mengampuni, Ia pun mengampuni sepenuhnya dan seutuhnya. Kitab Nabi Mikha menggambarkan kebenaran tersebut dengan begitu indahnya:
“Tak ada Allah seperti Engkau, ya TUHAN, yang mengampuni dosa umat pilihan-Mu yang tersisa. Tidak untuk selamanya Engkau marah; sebaliknya, Engkau senang menunjukkan cinta-Mu yang tak terbatas itu. Engkau akan berbelaskasihan lagi kepada kami. Dosa-dosa kami akan Kaupijak-pijak dan Kaulemparkan ke dasar laut!” (Micha 7:18-19, BIMK)
Indah sekali, bukan? Dosa atau kesalahan apa pun yang pernah kita lakukan – apa saja yang semestinya membuat kita merasa bersalah, bahkan setiap tuduhan yang dapat dilontarkan Iblis terhadap kita – sudah diinjak-injak oleh Tuhan dan Ia lemparkan ke dasar laut.
Pernah ada orang yang berkata: Setelah Tuhan membuang dosa-dosa kita ke dalam laut, Ia juga memasang sebuah papan pengumuman di tempat itu, dengan kata-kata “DILARANG MEMANCING DI SINI!” Kalau Tuhan sendiri sudah menguburkannya di dalam laut, jangan sekali-kali kita kembali lalu “membangkit-bangkit”nya lagi. Bila Tuhan sudah memaafkan saudara, maka saudara benar-benar sudah dimaafkan. Tidak ada yang perlu ditanyakan lagi. Pengampunan Tuhan bersifat total. Di kitab Yesaya Tuhan berkata kepada umat-Nya:
“Namun Aku Allah yang menghapus dosamu, Aku mengampuni engkau karena begitulah sifat-Ku; Aku tidak mengingat-ingat dosamu” (Yesaya 43:25).
Apabila Tuhan mengampuni kita, Ia sekalian menghapus semua berkas catatan mengenai dosa-dosa kita. Catatan kita sudah “diputihkan”. Bukannya Tuhan punya kesulitan untuk mengingat sesuatu! Tidak, Ia mampu untuk melupakannya dengan sengaja. Dan apabila Tuhan sudah mengampuni, Ia juga melupakannya!
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk darah Yesus. Ku-oleskan darah-Nya dengan hisop, yaitu melalui kesaksian pribadiku sendiri, dengan mendeklarasikan bahwa oleh darah-Nya aku telah ditebus serta menerima pengampunan dosa. Oleh darah Yesus semua dosaku sudah diampuni. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-018-IND









