Logo
Logo
Belajar
Buku-bukuKursus-kursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Beranda
  • Belajar +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            BerandaBelajarPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Derek Prince Ministries. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLisensiPeta Situs
            “Mengabaikan Rasa Malu” | Derek Prince Ministries

            Sumber Daya Terpopuler

            Pengajaran-pengajaran populer yang berdampak saat ini

            Pertempuran Sepanjang Masa
            Bahaya Penyesatan
            Peperangan Rohani
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Bahaya Penyesatan

            Surat Pengajaran

            Bahaya terbesar yang kita hadapi di akhir zaman adalah bahaya penyesatan.

            Declaring God's Word
            Datang dengan Penuh Keberanian
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Datang dengan Penuh Keberanian

            Renungan

            Datanglah ke takhta kasih karunia Allah dengan penuh keyakinan. Darah Yesus telah menyucikanmu dan membuka jalan bagimu.

            Declaring God's Word
            Penguasaan Diri
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Penguasaan Diri

            Renungan

            Seorang atlet berlatih dengan penguasaan diri untuk memperoleh mahkota yang fana. Apakah kita sedang melatih diri untuk ...

            Declaring God's Word
            Makhluk yang “Rumit” Sekali
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Makhluk yang “Rumit” Sekali

            Renungan

            Ayub menunjukkan bagaimana tangan Allah dengan mahir membentuk kita, merajut tubuh kita, dan memberikan Roh-Nya kepada k...

            Declaring God's Word
            Melayani adalah suatu Ketrampilan yang Perlu Dilatih
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Melayani adalah suatu Ketrampilan yang Perlu Dilatih

            Renungan

            Melayani adalah suatu keterampilan yang dipelajari. Ketahuilah mengapa persekutuan yang erat merupakan satu-satunya cara...

            Declaring God's Word
            Aku Sungguh Diterima!
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Aku Sungguh Diterima!

            Renungan

            Anda bukan orang yang ditolak atau sekadar hamba. Melalui anugerah Allah, Anda disambut pulang sebagai anak-Nya yang san...

            Declaring God's Word
            Program Tuhan untuk Pendewasaan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Program Tuhan untuk Pendewasaan

            Renungan

            Firman Tuhan memberikan dua syarat untuk mencapai kedewasaan. Apakah Anda sedang bertumbuh dalam iman, atau justru terom...

            Declaring God's Word
            Kepenuhan Kristus: Tuhan Sendiri
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Kepenuhan Kristus: Tuhan Sendiri

            Renungan

            Jangan puas dengan terang yang alami. Lanjutkan melampaui tabir untuk menemukan kepenuhan hadirat Allah yang mulia di da...

            Declaring God's Word
            Tingkat Kedewasaan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Tingkat Kedewasaan

            Renungan

            Bagaimana kita bertumbuh dari anak-anak Allah menjadi anak-anak yang dewasa? Jawabannya adalah dengan terus-menerus dipi...

            Declaring God's Word
            Keputusan Tuhan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Keputusan Tuhan

            Renungan

            Mengapa Tuhan berkenan meremukkan Anak-Nya? Jawabannya mengungkapkan makna salib yang dalam dan penuh tujuan.

            Sumber Daya Unggulan

            Sumber daya baru ditampilkan setiap hari

            Beranda
            Sumber
            “Mengabaikan Rasa Malu”

            “Mengabaikan Rasa Malu”

            Derek Prince

            Derek Prince

            Suka
            Bagikan
            Dengar
            Bahasa Indonesia

            Tersedia dalam bahasa

            Kirim Kesaksian

            Penawaran

            Berikan

            Published: 2008

            Last Updated: Juli 2026

            Read Time: 2

            Seringkali, berat penuh penderitaan Kristus di kayu salib terlewatkan, mulai dari mahkota duri yang ditekan ke kepala-Nya hingga rasa malu total karena ketelanjangan-Nya. Kenyataan yang begitu kejam ini justru menyingkapkan betapa dalam kasih-Nya dan mengapa Ia mengabaikan kehinaan itu demi kita.

            Berikut ini adalah sebuah laporan singkat mengenai apa yang terjadi sesudah Yesus ditangkap pihak yang berwajib di taman Getsemane. Pontius Pilatus menyerahkan Yesus kepada para prajurit tentara untuk dibawa pergi dan dihukum hati.

            “Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: ‘Salam, hai Raja orang Yahudi!’ Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. [Tentu saja, dengan setiap pukulan itu mahkota duri itu makin tertancap di kepala-Nya.] Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu daripada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia keluar untuk disalibkan. … Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia.”

            (Matius 27:27–31, 35–36)

            Dalam kejadian ini sesungguhnya Yesus dua kali ditelanjangi. Lalu orang-orang itu duduk dan menonton Dia ketika tergantung di kayu salib selama tiga jam. Umumnya Yesus digambarkan tergantung di kayu salib dengan masih mengenakan kain cawat. Tetapi sesungguhnya ia tidak memakai kain cawat sama sekali. Ia digantung dalam keadaan telanjang bulat. Kemaluan-Nya dipertontonkan kepada semua orang yang lewat, yang semuanya mengejek Dia.

            Surat kepada warga Ibrani menegaskan kebenaran ini:

            “Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan [malu] tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia”

            (Ibrani 12:2).

            *Prayer Response

            Terima kasih, Yesus, untuk karya-Mu di kayu salib. Ku-deklarasikan, Yesus telah menderita malu demi diriku, karena mengalami penyaliban dan “mengabaikan rasa malu” – sebab Ia telah menanggung rasa malu yang ku alami, supaya aku dapat ambil bagian dalam kemuliaan-Nya. Amin.

            Saya sudah berdoa
            Suka
            Bagikan
            Expand Content
            Ad Image

            Unduh Gratis

            Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.

            Kode: WD-B097-135-IND

            Pemberian
            Berikan
            Kirim Masukan