Harga Pembeliannya

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Kita telah ditebus bukan dengan barang yang fana seperti perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal dari Kristus, Anak Domba Allah yang sempurna. Kebenaran yang luar biasa ini menyatakan nilai sejati kita dan memanggil kita untuk hidup dengan cara yang menghormati harga yang sangat mahal yang telah Dia bayarkan.
Cobalah saudara perhatikan, berapa mahalnya harga yang dibayar oleh Yesus. Harganya sangat jelas di banyak ayat dalam PB.
Di Kisah 20:28 Paulus berbicara kepada para penatua jemaat Efesus dan ia pun berkata:
“Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.”
“Jadilah gembala dari jemaat Allah, yang dibelinya dengan darah-Nya sendiri.”
Perhatikan, dalam terjemahan Alkitab bahasa Inggris, Paulus menyebut Yesus secara spesifik sebagai “Allah” (God). Dia berkata: “Allah … [jemaat] yang dibelinya dengan darah-Nya sendiri.” Harga yang dibayar adalah darah Yesus.
Kemudian kita juga membaca di 1 Petrus 1:17:
“Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatan-Nya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan [takut akan Allah] selama kamu menumpang di dunia ini.”
Paulus mengatakan, semestinya para pemimpin jemaat itu “takut”, tetapi yang dimaksudkannya bukanlah takut yang dirasakan seorang budak belian. Maksudnya kita harus mempunyai rasa tanggung jawab yang sangat besar, mengingat harga yang dibayar Yesus untuk menebus umat-Nya.
Jangan pernah kita bersikap merendahkan diri sendiri sebagai “barang murahan”. Kita tidak boleh lupa, kita telah ditebus kembali dengan darah Yesus sebagai bayarannya. Tentu saja kita tidak boleh menganggap diri sendiri murahan.
“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”
(ayat 18–19)
Harga yang dibayar Yesus untuk menebus kita adalah darah-Nya yang begitu berharga. Yesus disebut sebagai Anak Domba Allah yang tidak bernoda dan tidak tak bercacat cela. Biasanya cacat adalah sesuatu yang sudah ada sejak lahir. Noda atau bercak adalah sesuatu yang baru kemudian merusak penampilan domba itu.
Tetapi Yesus tidak bercacat, berarti Ia tidak dilahirkan dalam dosa, dan Ia pun tidak bernoda, artinya Ia sendiri tidak pernah berdosa secara pribadi. Darah Yesus yang sempurna itulah yang telah menebus kita semua.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah membeli aku. Ku-deklarasikan, aku telah ditebus oleh darah Yesus yang mahal. Aku telah dibeli dan harganya telah dibayar lunas; kini aku kepunyaan Tuhan. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-194-IND









