Menemukan Tempat Kita

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Banyak orang Kristen merasa frustrasi dan tidak terpenuhi karena tidak menyadari bahwa keselamatan mereka disertai dengan panggilan khusus dari Allah. Anda diciptakan untuk menempati tempat yang unik dalam tubuh Kristus, dan menemukan tempat itu akan mengubah segalanya.
Mazmur 27:8 berkata:
“Seperti burung yang lari dari sarangnya demikianlah orang yang lari dari kediamannya.”
Pernahkah saudara melihat seekor burung yang terjatuh dari sarangnya, tetapi tidak dapat kembali lagi ke sarangnya itu? Tak ada yang lebih mengenaskan daripada melihat hal seperti itu. Tetapi itulah suatu gambaran yang tepat sekali, bagaimana rasanya kalau seseorang belum menemukan tempatnya. Saya banyak memberi konseling kepada orang, dan saya hanya berkata kepada mereka: “Salah satu masalahmu adalah bahwa engkau tidak berada di lokasi geografis yang tepat bagimu. Tempatmu seharusnya tidak di sini. Engkau tidak akan pernah benar-benar berkembang sampai menemukan tempatmu yang sebenarnya.”
Namun, “tempat saudara” itu bukan terutama berbicara mengenai letak geografis tertentu. Yang dimaksudkan adalah tempat di dalam tubuh Kristus, posisi saudara di dalam Tuhan. Menurut Alkitab, setiap kita (orang kudus) seharusnya menjadi anggota tubuh Kristus. Sebagai anggota tubuh, setiap kita harus mendapatkan tempat yang cocok. Seandainya tangan saudara posisinya di ujung kaki, tentu akan kelihatan aneh. Kaki pun akan terlihat aneh jika posisinya di ujung lengan saudara. Saudara harus mencari tahu, anggota tubuh yang bagian mana saudara sebenarnya, supaya mendapat posisi yang paling cocok.
“… Allah. Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman. (2 Timotoius 1:8–9)”
Ayat-ayat ini sungguh luar biasa, dan maknanya begitu dalam. Dikatakan bahwa Tuhan “menyelamatkan kita.” Tetapi kalimatnya tidak berhenti di situ saja. Tanpa titik atau koma, Paulus melanjutkan dan berkata “dan memanggil kita.” Jadi, kalau kita diselamatkan, kita sesungguhnya juga dipanggil. Tidak ada orang yang diselamatkan tetapi tidak dipanggil.
Namun ada begitu banyak orang Kristen yang sudah diselamatkan, tetapi belum tahu juga apa panggilan hidupnya yang sebenarnya. Ini bukanlah karena mereka tidak terpanggil. Apabila saudara diselamatkan, saudara pasti diselamatkan untuk panggilan hidupmu. Engkau akan tetap frustrasi dan merasa tidak puas sebelum menemukan dan memenuhi panggilanmu yang sebenarnya.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, karena Engkau menjadikan diriku sebagian dari tubuh-Mu. Ku-deklarasikan, aku menemukan posisiku dan panggilanku di dalam Engkau. Aku ini anggota tubuh Kristus. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-197-IND









