Melakukan Kehendak Tuhan

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Jika Anda pernah merasa frustrasi atau seolah-olah ada sesuatu yang kurang, alasannya mungkin lebih sederhana daripada yang Anda bayangkan. Damai sejati dan kepenuhan hidup tidak ditemukan dalam melakukan kehendak kita sendiri, melainkan dalam menjalani kehendak Allah dengan sukacita.
Mengapakah kita berada di bumi ini? Kita berada di sini bukan untuk melakukan kehendak kita sendiri, melainkan kehendak Kristus yang memberi penugasan kepada kita.
Paulus menulis di Kolose 1:9:
“Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna.”
Kita perlu menerima [dipenuhi] segala hikmat dan pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Allah. Dengan kata lain, pengetahuan mengenai kehendak Kristus harus memenuhi seluruh pikiran kita. Semua itu harus menguasai pikiran kita. Setiap motivasi dan setiap niat harus dikuasai oleh pengetahuan mengenai kehendak Kristus.
Selanjutnya Paulus menulis di Kolose 4:12:
“Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.”
Orang yang percaya itu hanya menjadi sempurna dan lengkap sejauh ia memenuhi seluruh kehendak Tuhan. Ibrani pasal 13 menyampaikan kebenaran ini dengan indah sekali:
“Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus.” (Ibrani 13:20–21)
Kita menjadi sempurna dan lengkap, kita mengalami kepuasan, sejauh kita benar-benar melakukan kehendak Tuhan, sama seperti Yesus pun selama hidup-Nya di dunia hanya menemukan kepuasan dengan melakukan kehendak Tuhan.
Seandainya masih ada ketidak-harmonisan, frustrasi atau pergolakan emosional dalam hidup saudara, sebaiknya saudara memeriksa kembali bagaimana hubungan saudara dengan kehendak Tuhan. Karena saudara hanya akan menjadi sempurna sejauh saudara benar-benar mengetahui dan menjalankan kehendak Tuhan. Hal yang lain tidak akan membuat saudara komplit dan akan menimbulkan frustrasi.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk karya-Mu dalam diriku. Ku-deklarasikan harapanku untuk berdiri dengan sempurna dan seutuhnya dalam seluruh kehendak Tuhan, dan hanya menemukan kepuasan dalam melakukan kehendak-Nya. Aku telah dijadikan sempurna di dalam Kristus. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-226-IND









