Menyerahkan Diri kepada Allah

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Solusi Allah bagi sifat dosa kita adalah penyalibannya bersama Kristus di atas kayu salib, sehingga kuasanya atas kita dipatahkan. Sekarang kita memiliki tanggung jawab untuk berdiri teguh melawan dosa dan mempersembahkan diri kita kepada Allah sebagai orang-orang yang hidup dari antara orang mati.
Solusi Tuhan untuk mengatasi “manusia lama” dapat disimpulkan dengan sebuah kata: eksekusi (hukuman mati). Ketika Yesus mati dan manusia lama kita juga disalibkan bersama Dia, di situlah terjadi sebuah eksekusi. Bagaimana caranya kita menerapkan solusi Tuhan itu dalam kehidupan kita sendiri?
“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:12–14)
Semua instruksi Paulus di atas hanya dapat diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada Yesus dan menerima baik kurban yang telah dipersembahkan-Nya bagi mereka. Pernah ada orang yang mengatakan: “Kalau engkau mau ke surga, sebaiknya belajarlah untuk mengatakan Tidak!” Itulah fakta sebenarnya.
Paulus berkata kita harus tegas melawan dosa. Beda halnya, jikalau kita hanya mengucapkan kata-kata itu dan jikalau kita benar-benar serius akan hal ini. Dan Iblis pun dapat melihat perbedaannya. Kata-kata itu harus dideklarasikan dengan penuh keyakinan.
Maka, karena percaya akan Yesus, kehendak kita tidak akan dikuasai lagi oleh dosa. Sesudahnya, kehendak itu harus dijalankan dengan benar. Bukan Tuhan yang harus melakukannya bagi kita. Di sinilah perlu untuk mengerti bahwa kita bertanggung jawab untuk selalu mengawasi kehendak kita sendiri.
*Prayer Response
Terima kasih, Yesus, untuk kemenangan-Mu di kayu salib. Dengan ini kunyatakan dan deklarasikan bahwa dosa dan Iblis tidak berhak dan berkuasa lagi atas diriku. Ku-deklarasikan anggota-anggota tubuhku kini menjadi senjata kebenaran, yang diserahkan untuk mengabdi kepada Tuhan dan bagi kemuliaan-Nya. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-064-IND









