Bebas dari Legalisme Peraturan Agama

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Setelah dibebaskan oleh salib, banyak orang Kristen tergoda kembali ke dalam bentuk perbudakan agama yang halus. Rasul Paulus begitu prihatin terhadap kuk perhambaan ini sehingga ia memberikan peringatan yang paling keras—peringatan yang sangat penting untuk didengar oleh setiap orang percaya hingga hari ini.
Di dalam Roma 8:15, Paulus berbicara kepada umat Kristen yang telah menerima baptisan Roh Kudus dan ia berkata:
“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi.”
Di sini Paulus memberi peringatan kepada umat Kristen untuk jangan membiarkan dirinya kembali dalam perbudakan karena dibujuk oleh Iblis. Dan jelas di situ bahwa “perbudakan” yang dimaksudkan adalah perbudakan agamawi – kepatuhan terhadap hukum-hukum agama. Padahal mereka baru saja dibebaskan dari hal itu oleh kematian Yesus di kayu salib.
Seluruh kitab Galatia pembahasannya adalah mengenai hal ini juga, yaitu supaya umat Kristen jangan kembali terikat kepada peraturan-peraturan agamawi, sebab mereka sudah dibebaskan oleh Injil dan oleh kuasa Roh Kudus. Bahkan di surat tersebut Paulus membahas hal ini sebagai persoalan yang lebih penting ketimbang percabulan atau perzinahan. Sungguh menarik juga, bahwa dari semua surat yang dikirimkan oleh Paulus hanya surat Galatia inilah di mana Paulus tidak mencantumkan kata pembukaan yang mengucap syukur kepada Tuhan untuk orang-orang yang menerima suratnya itu. Rupanya Paulus begitu jengkel atas ulah umat di Galatia itu, sehingga ia pun langsung mulai saja dengan pembahasannya:
“Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik daripada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu” (Galatia 1:6).
Di sini merupakan sebuah contoh jelas bagaimana roh-roh setan yang agamawi membawa umat Tuhan kembali dalam perbudakan kepada peraturan-peraturan agama. Sebaiknya kita memperhatikan peringatan Paulus yang begitu keras:
“Jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan” (Galatia 5:1).
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk pengampunan-Mu. Ku-deklarasikan, oleh Injil dan kuasa Roh Kudus aku sudah dibebaskan. Sebab itu, aku tak mau diperbudak lagi oleh roh hukum yang agamawi. Diriku sudah diampuni dan merdeka dari dosa-dosaku. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-159-IND









