Kemenangan Total dan Permanen

Derek Prince
Published: 2008
Last Updated: Juli 2026
Read Time: 2
Pengorbanan Yesus yang satu kali di kayu salib telah memastikan kemenangan yang total dan kekal atas kerajaan kegelapan. Pelajarilah bagaimana berhenti melawan musuh yang sudah dikalahkan dan mulailah berjalan dalam kebebasan yang telah Dia menangkan bagi kita.
Atas dasar apa Allah menyediakan untuk segala kebutuhan yang ada pada seluruh umat manusia? Dasar satu-satunya adalah kematian Yesus yang menjadi kurban agung di kayu salib. Untuk itu, menurut Alkitab Tuhan tidak melakukan aneka rupa hal pada waktu-waktu yang berlainan, tetapi:
“… oleh satu kurban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan” (Ibrani 10:14).
Penulis kitab Ibrani menjelaskan bahwa Yesus mempersembahkan kurban-Nya yang tunggal itu, kemudian:
“duduk … di sebelah kanan Allah” (ayat 12).
Mengapakah Ia dapat duduk? Karena Ia sudah tidak perlu melakukannya sekali lagi.
Melalui karya-Nya di kayu salib Yesus telah memberikan sebuah pukulan telak kepada Iblis dan kerajaannya, dan kekalahan Iblis tidak dapat dibatalkan lagi. Yesus tidak perlu melakukan pekerjaan itu lagi. Iblis sudah dikalahkan. Saudara dan saya tidak perlu lagi mengalahkan Iblis. Tetapi kita masih harus tetap memanfaatkan kemenangan Yesus itu dan melangkah dalam kemenangan tersebut.
Dalam Kolose 1:12 kita membaca:
“Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.”
Warisan kita adalah di dalam terang itu, dan sama sekali tidak ada kegelapan dalamnya. Warisan itu sepenuhnya berada di dalam terang. Bagaimanakah Ia melakukan hal itu?
“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” (ayat 13–14)
Karena ditebus oleh darah Yesus, kita semua telah dibebaskan dari daerah kekuasaan kegelapan dan dipindahkan ke dalam kerajaan Anak-Nya yang kekasih.
*Prayer Response
Terima kasih, Tuhan, untuk pengampunan-Mu. Ku-deklarasikan, di kayu salib Yesus telah memberi suatu kekalahan telak kepada Iblis dan kerajaannya yang tidak bisa dibatalkan lagi. Kini diriku meraih kemenangan Kristus dan melangkah dalam kemenangan itu juga, karena aku sudah diampuni dan merdeka dari dosa-dosaku. Amin.

Unduh Gratis
Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.
Kode: WD-B097-158-IND









