Logo
Logo
Belajar
Buku-bukuKursus-kursus AlkitabSumber
PenjangkauanTentang
Indonesia Flag Icon

Menu

  • Beranda
  • Belajar +
    • Penjangkauan
    • Tentang +
      • Bergabung +
        • Kontak +

            Dapatkan eBook Gratis

            Mulailah koleksi Derek Prince anda dengan eBook gratis berjudul Bagaimana Beralih Dari Kutuk Kepada Berkat saat anda berlangganan buletin kami.

            Pengajaran Alkitab Gratis
            Logo
            Logo
            BerandaBelajarPenjangkauanTentangBerikan Donasi

            Hak Cipta © 2026 Derek Prince Ministries. Seluruh hak cipta

            KontakKerahasiaan PribadiHak CiptaLisensiPeta Situs
            Membawa Kita kepada Bapa | Derek Prince Ministries

            Sumber Daya Terpopuler

            Pengajaran-pengajaran populer yang berdampak saat ini

            Pertempuran Sepanjang Masa
            Bahaya Penyesatan
            Peperangan Rohani
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Bahaya Penyesatan

            Surat Pengajaran

            Bahaya terbesar yang kita hadapi di akhir zaman adalah bahaya penyesatan.

            Declaring God's Word
            Membanggakan Kayu Salib
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Membanggakan Kayu Salib

            Renungan

            Mengapa Paulus hanya bermegah dalam Salib Yesus Kristus? Karya Kalvari itu sempurna, lengkap, dan sepenuhnya mencukupi.

            Declaring God's Word
            Memasuki Kehidupan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Memasuki Kehidupan

            Renungan

            Bagaimana kita dapat bebas dari dosa? Pelajari bagaimana kesatuan kita dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya...

            Declaring God's Word
            Iman/Masa Kini – Pengharapan/Masa Mendatang
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Iman/Masa Kini – Pengharapan/Masa Mendatang

            Renungan

            Iman itu lebih dari sekadar perasaan. Iman adalah suatu dasar yang tertanam di dalam hati kita, yang melindungi kita dan...

            Declaring God's Word
            Puji-pujian di Tengah Gurun Pasir
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Puji-pujian di Tengah Gurun Pasir

            Renungan

            Kesaksian seorang tentara Perang Dunia II tentang bagaimana bersungut-sungut memadamkan Roh Kudus dan mengapa kita harus...

            Declaring God's Word
            Pentingnya Pengharapan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Pentingnya Pengharapan

            Renungan

            Apakah Anda merasa putus asa? Pengharapan bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan dalam iman Anda. Allah ingin Anda mengert...

            Declaring God's Word
            Lembaran Baru yang Bersih
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Lembaran Baru yang Bersih

            Renungan

            Pengampunan Allah itu sempurna. Dia melemparkan dosa-dosa kita ke dalam laut dan memilih untuk tidak mengingatnya lagi. ...

            Declaring God's Word
            Tuhan Tahu Segala-galanya
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Tuhan Tahu Segala-galanya

            Renungan

            Allah mengetahui segala sesuatu. Dari bintang yang paling jauh hingga ke hatimu sendiri, tidak ada satu pun yang tersemb...

            Declaring God's Word
            Tubuhku: Bait Suci Tuhan
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Tubuhku: Bait Suci Tuhan

            Renungan

            Allah berdiam di dalam bait yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Pelajari apa artinya ketika tubuhmu benar-benar menja...

            Declaring God's Word
            Tekanan Apapun yang Akan Dialami
            *Listen*Read

            Tersedia dalam bahasa

            Tekanan Apapun yang Akan Dialami

            Renungan

            Hiduplah oleh iman, bukan oleh penglihatan. Pegang teguh pengakuanmu dan saksikan janji-janji Allah digenapi dalam hidup...

            Sumber Daya Unggulan

            Sumber daya baru ditampilkan setiap hari

            Beranda
            Sumber
            Membawa Kita kepada Bapa

            Membawa Kita kepada Bapa

            Derek Prince

            Derek Prince

            Suka
            Bagikan
            Dengar
            Bahasa Indonesia

            Tersedia dalam bahasa

            Kirim Kesaksian

            Penawaran

            Berikan

            Published: 2008

            Last Updated: Juli 2026

            Read Time: 2

            Yesus menyatakan bahwa Dia adalah jalan, tetapi sebuah jalan tidak berarti apa-apa jika tidak menuju suatu tujuan. Pahamilah kebenaran yang indah ini: melalui Sang Anak dan oleh Roh, tujuan akhir kita adalah Bapa sendiri.

            Yesus berkata:

            “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:6).

            Kita sering mengutip ayat ini. Ayat ini adalah kalimat yang paling sering dipakai untuk penginjilan. Tetapi, jarang sekali kita berhenti untuk memikirkan apakah makna ayat ini secara seutuhnya. Sebuah jalan tentu harus membawa orang ke tempat tertentu. Kalau tidak, akan tidak bermakna. Jalan itu sendiri bukan tujuannya. Jadi, ketika Yesus berkata: “Akulah jalan,” Ia sesungguhnya bermaksud untuk membawa kita ke suatu tempat.

            Ke manakah Ia hendak membawa kita? Ia menjelaskan:

            “Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (ayat 6).

            Jadi, sesungguhnya Yesus bermaksud: “Akulah jalan untuk datang kepada Bapa. Akulah yang akan mengungkapkan siapakah sebenarnya Bapa itu. Jikalau engkau sudah melihat Aku, sesungguhnya engkau telah melihat Bapa.” (Lihat ayat 7-9.)

            “Ia [Yesus] datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang ‘jauh’ [bangsa-bangsa bukan Yahudi] dan damai sejahtera kepada mereka yang ‘dekat’ [bangsa Yahudi], karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.” (Efesus 2:17–18)

            Sekali lagi, ketiga-tiganya sosok pribadi Allah disebutkan dalam ayat yang satu itu: melalui Anak, melalui Roh, kepada Bapa. Tetapi yang dituju adalah Bapa. Ayat ini tidak bermakna jika Bapa tidak disebutkan. Tujuan akhir adalah untuk memperkenalkan Bapa dan membawa kita kepada-Nya. Jika kita tidak sampai ke tujuan itu, sesungguhnya sia-sialah kedatangan Yesus, karena kita belum menangkap juga apa maksudnya.

            “Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita,Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah.” (1 Petrus 3:18)

            Mengapakah Yesus harus wafat? Supaya dosa-dosa kita diampuni, ya juga. Tetapi itu barulah tahap pertama dari seluruh proses. Tujuan akhirnya adalah supaya Ia dapat mengantarkan kita kepada Tuhan.

            *Prayer Response

            Terima kasih, Tuhan, karena aku boleh mendekati-Mu. Ku-deklarasikan, tujuan akhir untuk mana Yesus mati adalah untuk membawa kita kepada Tuhan. Aku ada jalan masuk kepada Tuhan melalui Roh Kudus. Amin.

            Saya sudah berdoa
            Suka
            Bagikan
            Expand Content
            Ad Image

            Unduh Gratis

            Renungan ini tersedia untuk diunduh, dicetak, dan dibagikan untuk penggunaan pribadi atau gereja.

            Kode: WD-B097-222-IND

            Pemberian
            Berikan
            Kirim Masukan